Sandiaga Uno mengiris Keripik Tempe Sanan setipis ATM

sandiaga uno keripik tempe malang

Kepopuleran Kampung Sanan sebagai Sentra Industri Tempe dan Keripik Tempe di Malang memang tidak diragukan lagi. Hal ini terbukti dari banyak minat kunjungan ke Kampung Sanan, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, juga berbagai institusi dan instansi Pemerintah. Umumnya kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat proses pembuatan tempe maupun keripik tempe khas sanan. Bukan hanya itu saja, mereka juga mengunjungi berbagai spot wisata edukasi yang ada di sini. Misalnya seperti berbagai lukisan dinding atau mural, Gang Pecinan, Taman Baca, juga pengelolaan biogas dari limbah kotoran sapi yang dinilai cukup berhasil.

Nah, baru-batu ini Kampung Sanan juga kedatangan dan kunjungan Bang Sandiaga Uno. Tepatnya pada hari Jumat 23 Nopember 2018.Mungkin sudah banyak yang tahu dan kenal sama beliau. Bang Sandiaga Uno atau yang akrab dipanggil Sandi Uno adalah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Beliau sekarang sedang mengikuti proses Calon Wakil Presiden atau cawapres pada 2019 nanti menjadi pendamping capres Prabowo Subianto.

sandiaga uno sanan tempe

Kedatangan Sandiaga Uno beserta rombongan sekitar pukul 13.00 WIB cukup mengundang antusias warga Sanan Tempe. Kunjungan dimulai dari salah satu produsen keripik tempe di Sanan. Kebetulan saat itu proses pembuatan keripik tempe Malang sedang berlangsung, sehingga beliau bisa melihat langsung proses pembuatan keripik tempe . Di sini beliau  menyempatkan diri mencoba mengiris keripik tempe Sanan yang terkenal gurih ini. Beliau menjajal mengiris dan menyatakan sendiri bahwa ada memang ada tempe setipis ATM di Sanan.

sandiaga uno keripik tempe malang

Setelah itu dilanjutkan dengan ramah tamah dengan warga sanan. Acara dimulai dengan bertatap muka dengan anggota Paguyuban Sanan yang anggotanya dari IKM perajin tempe dan Keripik Tempe di sini. Diawali dengan perkenalan yang diwakili Bu Trinil yang juga merupakan ketua PKK RW 15 Sanan. Selanjutnya Sambutan dari Bapak Ivan Kuntjoro selaku Ketua RW 15. Setelah itu perkenalan dar ketua IKM atau Paguyuban Sanan yaitu Bpk. Arif. Di sini Pak Arif menyampaikan unek-unek warga Sanan, terutama pengrajin tempe tentang harga kedele impor yang harganya terus naik.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*